Bramz Cheenta

Minggu, 09 September 2012

Jangan Kunci Rapat Mulutmu

Cinta...
maafkan aku...
memang benar aku curiga...
memang benar aku tak yakin...
namun itu semua hanya perasaan...
perasaan seorang kekasih yang amat mencintai cintanya....
perasaan seorang kekasih yang terbuai mimpi dari cintanya...
bagai beauty and the beast...
ia merasakan indahnya dicintai seorang yang sempurna...
seorang yang jauh dari bayangannya....

Cinta...
aku hanya merasa kadang berada dalam buai mimpi...
bertemu denganmu, adalah sebuah mimpi yang bahkan tak pernah kuimpikan sebelumnya...
kau sangat berbeda denganku....
kau keindahan, dan aku hanya kehampaan...

Andai kau tahu cinta...
betapa aku inginkan dirimu lebih dari yang lain...
aku hanya tak percaya...
apakah aku hanya bermimpi, ataukah kau adalah kenyataan...
karena dirimu yang begitu indah, bersedia bersamaku yang begitu buruk...

Kasih...
maafkan aku...
bukan aku tak percayaimu...
aku hanya tak percaya kenyataan...
jangan kau kunci rapat mulutmu...
karena, saat kau lakukan itu, dunia hanya berisi kepalsuan...
jangan kau kunci rapat mulutmu...
karena aku takkan sanggup...
takkan sanggup hidup dalam kehampaan yang kau buat...

Kasih...
mungkin telah terlalu banyak maaf terucap....
mungkin kau telah muak mendengarnya...
tapi kasih...
kata-kata ini adalah kebenaran...

Maafkan aku kasih...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar