Salahkah??
Jika ku selalu ingin perhatianmu??
Salahkah??
jika ku ingin dirimu selalu temaniku walau hanya lewat ponsel??
Salahkah??
jika aku yang tak sempurna ini inginkanmu selalu mendekapku??
Salahkah aku??
Salahkah??
jika saat kau jauh kuingin kau slalu hubungiku??
Salahkah??
jika ku tak ingin kau acuhkan, kau abaikan, kau lupakan??
Salahkah??
jika aku inginkan dirimu??
Salahkah aku??
Salahkah??
jika aku tak ingin kau hilangkan rasamu untukku??
Salahkah??
jika hanya dirimu yang slalu difikiranku??
Salahkah??
jika hanya dirimu yang kuingat dan bukan yang lain....
Salahkah aku??
Kau takut??
Kau tak perlu takut....
disini kujaga hatiku untukmu....
hanya ada dirimu di otakku....
dengan mudah kutepis semua gangguan....
kutepis semua godaan....
kutepis semua yang membuatku bisa berpaling darimu....
dengan mudah kutepis semuanya....
itu mudah....
karena kau tlah penuhi fikiranku....
karena aku hanya ingat dirimu....
tak ingin ku ingat yang lain....
hanya dirimu....
dirimu yang kuatkanku....
dirimu yang membuatku tak ingin berpaling dan meninggalkanmu....
Disini aku yang merasa takut....
aku takut kau tinggalkan....
aku takut hatimu berpaling....
aku takut....
takut bila akhirnya kau pergi...
tinggalkanku....
aku hanya ingin bersamamu selamanya....
salahkah aku jika ku inginkan itu??
apa yang harus ku lakukan agar kau tetap jadi milikku??
tetap mencintaiku??
tetap biarkan aku jadi pemujamu??
dapatkah aku jadi yang benar benar utama dalam hidupmu??
dapatkah??
bisakah??
mungkinkah??
kapankah??
katakan padaku....
aku mencintaimu....
Minggu, 26 Februari 2012
Minggu, 12 Februari 2012
Dalam Anganku....
Kamu....
hanya kamu yang ada dalam anganku....
semua yang terbersit hanya tentang kamu...
tertanam dalam benakku hanya dirimu....
wajahmu....
indahmu....
pelukmu....
dan cintamu slalu terlintas dalam fikirku....
Mendua??
tak pernah terfikir dalam benakku.....
tak pernah ada bahkan dalam mimpiku....
meski saat kau dekat ataupun jauh sekalipun....
sayangmu telah membekas....
hingga ku kan berdosa jika terfikir tentang itu....
dan memang aku tak pernah terfikir hal itu....
Sayang....
Ya, hanya kamu yang kusayang....
tiada lain lagi....
bahkan dalam anganku....
hanya kamu yang slalu ada....
kasih....
jangan kau takut aku tinggalkan....
karna aku tak kuasa tinggalkanmu....
jangan kau resah saat suatu saat jarak pisahkan kita...
pertahankan cintamu hanya untukku....
dan aku akan lakukan hal yang sama....
jangan kau berpaling dariku....
karna aku takkan berpaling darimu....
Karena...
dirimu terlalu berarti untuk ditinggalkan....
kau terlalu berharga untuk disakiti....
karena kau milikku....
karena kau cintaku....
karena kau....
hanya dirimu....
yang selalu ku rindu....
selalu ku cinta....
selalu ku damba....
dalam sadarku....
dalam mimpiku....
bahkan dalam anganku....
Hanya kamu....
Shinta Novita.....
hanya kamu yang ada dalam anganku....
semua yang terbersit hanya tentang kamu...
tertanam dalam benakku hanya dirimu....
wajahmu....
indahmu....
pelukmu....
dan cintamu slalu terlintas dalam fikirku....
Mendua??
tak pernah terfikir dalam benakku.....
tak pernah ada bahkan dalam mimpiku....
meski saat kau dekat ataupun jauh sekalipun....
sayangmu telah membekas....
hingga ku kan berdosa jika terfikir tentang itu....
dan memang aku tak pernah terfikir hal itu....
Sayang....
Ya, hanya kamu yang kusayang....
tiada lain lagi....
bahkan dalam anganku....
hanya kamu yang slalu ada....
kasih....
jangan kau takut aku tinggalkan....
karna aku tak kuasa tinggalkanmu....
jangan kau resah saat suatu saat jarak pisahkan kita...
pertahankan cintamu hanya untukku....
dan aku akan lakukan hal yang sama....
jangan kau berpaling dariku....
karna aku takkan berpaling darimu....
Karena...
dirimu terlalu berarti untuk ditinggalkan....
kau terlalu berharga untuk disakiti....
karena kau milikku....
karena kau cintaku....
karena kau....
hanya dirimu....
yang selalu ku rindu....
selalu ku cinta....
selalu ku damba....
dalam sadarku....
dalam mimpiku....
bahkan dalam anganku....
Hanya kamu....
Shinta Novita.....
Rabu, 08 Februari 2012
Definisi Konseling
Ø Definisi
konseling tahun 60-an.
Mortensen (1964 : 301) mendefinisikan
konseling sebagai suatu proses antar pribadi, dimana satu orang yang satu
dibantu oleh yang lainnya untuk meningkatkan pemahaman dan kecakapan menemukan
masalahnya.
Ø Definisi
konseling tahun 70-an.
Jones (1970 : 96) menyebutkan bahwa
konseling sebagai suatu hubungan profesional antara seorang konselor yang
terlatih dengan klien.
Ø Definisi
konseling tahun 80-an.
Brammer dan Shostrom (1982 : 8)
menekankan konseling sebagai suatu perencanaan yang lebih rasional, pemecahan
masalah, pembuatan keputusan intensionalitas, pencegahan terhadap munculnya
masalah penyesuaian diri, dan memberi dukungan dalam menghadapi tekanan tekanan
situasional dalam kehidupan sehari hari bagi orang orang normal.
Ø Definisi
konseling tahun 90-an.
Prayitno dan Erman Amti (1994)
Konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah (disebut klien) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi klien.
Konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah (disebut klien) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi klien.
Ø Definisi
konseling tahun 2000-an.
Saefudin dan Abdul Bari (2002)
Konseling merupakan
proses pemberian informasi obyektif dan lengkap, dilakukan secara sistematik
dengan panduan komunikasi interpersonal, teknik bimbingan dan penguasaan pengetahuan klinik yang bertujuan untuk membantu
seseorang mengenali
kondisinya saat ini, masalah yang sedang dihadapi, dan menentukan jalan keluar atau upaya mengatasi masalah tersebut.
kondisinya saat ini, masalah yang sedang dihadapi, dan menentukan jalan keluar atau upaya mengatasi masalah tersebut.
Ø Definisi
konseling menurut pribadi.
Konseling merupakan suatu kegiatan
pemberian informasi kepada seseorang yang dilakukan oleh ahli yang disebut
konselor yang bertujuan untuk membantu menyelesaikan masalah secara bersama
sama.
Sumber :
Surya, Mohamad.,
1988. Dasar-dasar Penyuluhan (Konseling):Jakarta:
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Teman....
Ya.... Memang terkadang kita membutuhkan teman, dan memang terkadang teman senantiasa membantu kita. Namun tidak selamanya kita harus tergantung pada ikatan pertemanan, karena kita memiliki tujuan hidup dan keinginan berbeda yang harus dicapai.
Intinya, jangan jadikan teman sebagai alat apalagi cara untuk mencapai sesuatu. Dan janganlah jadikan teman sebagai orang yang harus kita ikuti selamanya. Karena kita punya hidup dan tujuan yang berbeda. Dan tidak selamanya temanmu akan membawamu kearah kebaikan. Pilihlah kegiatan bersama temanmu yang bermanfaat. Jangan sampai terjerumus ajakan teman untuk tujuan yang kurang baik.
Boleh untuk bersenang senang bersama teman, tapi kita harus mengerti batasan batasannya. Jangan sampai kegiatan bersenang senang tersebut menimbulkan dampak yang tidak menyenangkan.
Don't waste your time, don't waste your life, and don't make yourself regret....
Sakit
sayang....
kini kau rasakan sakitnya terabaikan...
sakitnya gejolak yang tak tersampaikan...
dan saat itu terjadi....
kau salahkan lagi aku....
seperti aku tak pernah benar dimatamu....
seperti aku selalu menyakitimu....
seperti hilang semua rasamu untukku....
seperti aku tak pernah mencintaimu...
lagi lagi aku yang salah...
dan lagi lagi aku yang mengalah...
namun biarlah...
biarkan aku mengalah...
biarkan ku pendam sakit ini...
demi dirimu yang kucintai...
demi dirimu yang membuatku mengorbankan segalanya...
demi dirimu...
hanya demi dirimu....
aku yang tak ingin kau pergi....
aku yang ingin hanya ada diriku dihatimu....
karena hanya dirimu yang ada dihatiku....
mengertilah, aku hanya ingin perhatianmu....
aku hanya ingin kau membalas cintaku...
aku hanya ingin kau melupakan semua masa lalumu demi aku...
karena aku rela membuang semua hanya untukmu...
mengorbankan semuanya untukmu....
demi cintaku padamu....
maafkanlah aku...
aku yang bagimu slalu menyakitimu...
meski terkadang akupun merasa sakit...
memang tak pernah kukatakan...
memang tak pernah ku utarakan...
biarlah kutahan rasa sakit ini....
demi keinginanku memilikimu....
karna ku sudah tak dapat berpaling lagi....
karna hanya kaulah yang paling berarti...
dan biarlah hanya aku yang merasa...
SAKIT...
Minggu, 05 Februari 2012
6....
6....
Sebuah angka....
Ada apa dengan angka ini??
Ya....
Di angka ini kita menjalin kasih....
6 Oktober 2011....
Kau terima permintaanku....
Permintaan untuk jadi kekasihmu....
Permintaan untuk jadi pacarmu....
6 Oktober 2011....
Hari dimana kita menjalin ikatan....
Sebuah awal untuk menjadi dekat...
Semakin mengenalmu....
Menjalin ikatan....
6 Oktober 2011...
Malam itu...
Hatiku berbunga bunga....
Karena akhirnya ku dapatkan seorang kekasih....
6 Oktober 2011....
Mulai saat itu....
Kita selalu bersama....
Menjalani hari....
6 Oktober 2011....
Mulai saat itu...
Aku mencintaimu....
Aku menyayangimu....
Kini....
6 Februari 2012...
Empat bulan usia jalinan kita....
Aku semakin mencintaimu....
Semakin menyayangimu....
Meski perselisihan sering terjadi...
Namun hal itu menjadikan kita saling mengerti....
Saling memahami...
Dan semakin mencintai....
6 Februari 2012....
Hari ini....
Hari di mana kutulis ini....
Hari dimana terucap doa....
Semoga cinta ini abadi....
Semoga semakin indah cinta ini....
Setiap kali angka ini muncul....
Akan teringat kisah kita....
Kisah cinta kita....
6 Februari 2012....
Terucap doa....
Semoga cinta kita abadi...
Sampai nanti....
Sampai angka ini punah dan tak muncul lagi....
Semoga cinta ini abadi...
Hingga akhir waktu memisahkan kita...
Hingga di keabadian nanti....
Cinta kita akan tetap abadi....
Bram & Shinta....
Sebuah angka....
Ada apa dengan angka ini??
Ya....
Di angka ini kita menjalin kasih....
6 Oktober 2011....
Kau terima permintaanku....
Permintaan untuk jadi kekasihmu....
Permintaan untuk jadi pacarmu....
6 Oktober 2011....
Hari dimana kita menjalin ikatan....
Sebuah awal untuk menjadi dekat...
Semakin mengenalmu....
Menjalin ikatan....
6 Oktober 2011...
Malam itu...
Hatiku berbunga bunga....
Karena akhirnya ku dapatkan seorang kekasih....
6 Oktober 2011....
Mulai saat itu....
Kita selalu bersama....
Menjalani hari....
6 Oktober 2011....
Mulai saat itu...
Aku mencintaimu....
Aku menyayangimu....
Kini....
6 Februari 2012...
Empat bulan usia jalinan kita....
Aku semakin mencintaimu....
Semakin menyayangimu....
Meski perselisihan sering terjadi...
Namun hal itu menjadikan kita saling mengerti....
Saling memahami...
Dan semakin mencintai....
6 Februari 2012....
Hari ini....
Hari di mana kutulis ini....
Hari dimana terucap doa....
Semoga cinta ini abadi....
Semoga semakin indah cinta ini....
Setiap kali angka ini muncul....
Akan teringat kisah kita....
Kisah cinta kita....
6 Februari 2012....
Terucap doa....
Semoga cinta kita abadi...
Sampai nanti....
Sampai angka ini punah dan tak muncul lagi....
Semoga cinta ini abadi...
Hingga akhir waktu memisahkan kita...
Hingga di keabadian nanti....
Cinta kita akan tetap abadi....
Bram & Shinta....
Sabtu, 04 Februari 2012
Hati....
Sebuah hati yang dulu kosong...
Hati yang dahulu tersakiti...
Hati yang pernah terluka...
Hati yang dulu terabaikan dan mengabaikan....
Hati yang dulu tertutup dan menjauh...
Menjauh dari cinta....
Hati yang dahulu mengeras...
Hati yang dahulu beku...
Tanpa cinta....
Tanpa kasih dan sayang....
Tanpa pelukan dari seseorang yang berarti....
Hati yang dahulu rusak tak terpelihara...
Hanya seonggok darah yang mati tanpa rasa....
Tapi kini...
Hati itu menemukanmu....
Hati itu hidup...
Hati itu merasakan sesuatu....
Sesuatu yang berarti....
Sesuatu yang hangat....
Sesuatu yang telah lama tak didapat....
Hati itu merasakan cinta...
Cinta yang dalam....
Cinta yang tulus....
Hati itu tulus mencinta....
Hati itu berdetak untuk menyayang....
Hati itu hidup kembali....
Dan kini hati itu bermain...
Mencoba bermain dengan peruntungan cinta....
Dan hati itu takut...
Takut jika gagal....
Takut jika harus tersakiti lagi....
Takut jika ditinggalkan....
Karena hati itu rapuh....
Hati itu lemah...
Hati itu akan hancur jika kecewa....
Hati itu letih...
Hati itu berharap...
Berharap ini yang terakhir...
Berharap tak perlu mencari lagi....
Berharap tak perlu tersakiti dan hancur lagi....
Berharap itu dirimu....
Namun hati itu percaya...
Percaya kalau itu dirimu...
Percaya dirimulah pasangannya....
Percaya kau takkan menyakiti...
Percaya kau takkan tinggalkannya....
Jangan biarkan hati itu jatuh...
Jangan biarkan hati itu layu...
Jangan biarkan hati itu mati....
Jagalah hati itu...
Jagalah cintanya....
Karena hati itu tulus padamu....
Karena hati itu menyayangimu....
Karena hati itu...
Aku....
Hati yang dahulu tersakiti...
Hati yang pernah terluka...
Hati yang dulu terabaikan dan mengabaikan....
Hati yang dulu tertutup dan menjauh...
Menjauh dari cinta....
Hati yang dahulu mengeras...
Hati yang dahulu beku...
Tanpa cinta....
Tanpa kasih dan sayang....
Tanpa pelukan dari seseorang yang berarti....
Hati yang dahulu rusak tak terpelihara...
Hanya seonggok darah yang mati tanpa rasa....
Tapi kini...
Hati itu menemukanmu....
Hati itu hidup...
Hati itu merasakan sesuatu....
Sesuatu yang berarti....
Sesuatu yang hangat....
Sesuatu yang telah lama tak didapat....
Hati itu merasakan cinta...
Cinta yang dalam....
Cinta yang tulus....
Hati itu tulus mencinta....
Hati itu berdetak untuk menyayang....
Hati itu hidup kembali....
Dan kini hati itu bermain...
Mencoba bermain dengan peruntungan cinta....
Dan hati itu takut...
Takut jika gagal....
Takut jika harus tersakiti lagi....
Takut jika ditinggalkan....
Karena hati itu rapuh....
Hati itu lemah...
Hati itu akan hancur jika kecewa....
Hati itu letih...
Hati itu berharap...
Berharap ini yang terakhir...
Berharap tak perlu mencari lagi....
Berharap tak perlu tersakiti dan hancur lagi....
Berharap itu dirimu....
Namun hati itu percaya...
Percaya kalau itu dirimu...
Percaya dirimulah pasangannya....
Percaya kau takkan menyakiti...
Percaya kau takkan tinggalkannya....
Jangan biarkan hati itu jatuh...
Jangan biarkan hati itu layu...
Jangan biarkan hati itu mati....
Jagalah hati itu...
Jagalah cintanya....
Karena hati itu tulus padamu....
Karena hati itu menyayangimu....
Karena hati itu...
Aku....
Jumat, 03 Februari 2012
Pertengkaran....
Lagi...
Terjadi lagi....
Sebuah pertengkaran....
Karena suatu sebab kita bertengkar....
Karena kurangnya pengertian satu sama lain....
Saling tersakiti satu sama lain....
Maafkan aku cinta...
Aku kurang mengerti kamu....
Aku kurang pahami kamu....
Cinta, kamu slalu jadi yang terbaik buatku...
Selalu jadi yang paling sempurna buatku....
Selalu berarti dihatiku...
Dan aku butuh kamu....
Aku tak mampu jauh darimu....
Kasih, seperti apapun dirimu....
Ku akan tetap mencintaimu...
Mencintaimu apa adanya....
Tiada pertengkaran yang mampu buatku membencimu....
Tiada pertengkaran dapat pisahkanku darimu....
Saat kamu marah...
Aku akan selalu membujukmu....
Dan saat aku marah....
Akan selalu ada sejuta maaf untukmu...
Biarkan hal ini jadi cara....
Cara untuk mengerti satu dan lainnya...
Cara untuk saling mengikat satu sama lain....
Cara kita untuk saling mencintai dan semakin mencintai....
Cara untuk mencurahkan seribu maaf....
Cara berbagi perasaan....
Perasaan kita....
Perasaan cinta....
Cinta kita....
Cinta selamanya....
Terjadi lagi....
Sebuah pertengkaran....
Karena suatu sebab kita bertengkar....
Karena kurangnya pengertian satu sama lain....
Saling tersakiti satu sama lain....
Maafkan aku cinta...
Aku kurang mengerti kamu....
Aku kurang pahami kamu....
Cinta, kamu slalu jadi yang terbaik buatku...
Selalu jadi yang paling sempurna buatku....
Selalu berarti dihatiku...
Dan aku butuh kamu....
Aku tak mampu jauh darimu....
Kasih, seperti apapun dirimu....
Ku akan tetap mencintaimu...
Mencintaimu apa adanya....
Tiada pertengkaran yang mampu buatku membencimu....
Tiada pertengkaran dapat pisahkanku darimu....
Saat kamu marah...
Aku akan selalu membujukmu....
Dan saat aku marah....
Akan selalu ada sejuta maaf untukmu...
Biarkan hal ini jadi cara....
Cara untuk mengerti satu dan lainnya...
Cara untuk saling mengikat satu sama lain....
Cara kita untuk saling mencintai dan semakin mencintai....
Cara untuk mencurahkan seribu maaf....
Cara berbagi perasaan....
Perasaan kita....
Perasaan cinta....
Cinta kita....
Cinta selamanya....
Langganan:
Postingan (Atom)