Enam....
ya, enam bulan telah berjalan....
setengah tahun sudah kita rajut cinta ini berdua....
aku mencintaimu, dan kau mencintaiku....
kau menyayangiku, dan aku menyayangimu....
Setengah tahun sudah kita jalani....
ribuan karang masalah kita lalui bersama....
kita taklukkan ombak yang mendera....
musnahkan badai dengan senyum indah cinta kita....
Kasih....
kita memang belum terikat dalam suatu ikatan...
namun tunggulah....
suatu saat nanti....
aku akan mengikatmu...
memintamu dari orangtuamu untuk kau jadi milikku....
tunggulah saat itu sayang....
bersabarlah....
Sayang....
kau tau aku sangat mencintaimu....
tiada yang lain selain dirimu...
hanya dirimu...
aku tak mungkin mendua...
aku tak bisa mendua....
aku tak mampu tinggalkanmu....
karena kau telah melekat dan selalu hadir dalam fikirku...
saat kau hadir disisi....
atau kau jauh terpisah jarak....
aku tetap milikmu...
hatiku....
jiwaku....
ragaku....
akan tetap jadi milikmu....
bukan yang lain....
yakinlah cinta...
aku milikmu....
hanya milikmu....
Enam bulan sudah kita lalui berdua....
meniti jalan tawa ataupun duka...
dalam setiap pelangi tawa...
terlintas senyummu yang kucinta....
dalam setiap badai duka....
tetap api cintaku tak pernah padam....
Sayang....
aku berharap cinta kita abadi....
terus menerus mencinta hingga ajal pisahkan kita....
aku mencintaimu....
SHINTA NOVITA....
aku juga cinta kamu papa.ku sayang....
BalasHapus